Pages

Senin, 07 Maret 2011

KAMUS BIOLOGI 1

Dalam artikel kali ini saya akan membahas tentang apa saja sih istilah-istilah yang sering muncul dalam biologi. berikut ini penjelasannya.
A
  • adenilil siklase (adenylyl cyclase) - Enzim yang mengubah ATP menjadi AMP siklik sebagai respons terhadap suatu sinyal kimiawi.
  • aerob obligat - Organisme yang memerlukan oksigen untuk respirasi seluler dan tidak bisahidup tanpa itu.
  • aerob sungguhan (strict aerobe) - Organisme yang hanya bisa bertahan hidup dalam atmosfir oksigen, yang digunakan dalam respirasi aerobik.
  • aerobik - Mengandung oksigen ; mengacu pada suatu organisme, lingkungan, atau proses seluler yang memerlikan oksigen.
  • agen pengoksidasi - Akseptor ataau penerima elektron dalam suatu reaksi redoks.
  • agen pereduksi - Donor elektron dalam suatu reaksi redoks.
  • agnatha - Anggota kelas tak berahang vertebrata, contohnya saat ini adalah lamprey (semacam ikan belut besar) dan hagfish. 
  • AIDS (aquired immunodeficiency syndrome;sindrom kekurangan kekebalan tubuh) - istilah untuk infeksi tahap akhir HIV; keadaan ini ditandai dengan penurunan secara spesifik sel-sel limfosit T dan munculnya tanda-tanda infeksi sekunder.
  • aklimatisasi - Penyesuaian fisiologis terhadap perubahan salah satu faktor lingkungan.
  • akomodasi - Penyesuaian mata yang secara otomatis akan memfokus pada waktu melihat objek yang dekat.
  • akrosom - Organel yang terdapat pada ujung kepala sel sperma yang berfungsi membantu sperma menembus sel telur.
  • akson - penjuluran atau proses yang khas, dari suatu sel saraf yang membawa impuls saraf menjauhi badan sel menuju sel target.
  • aktin - Protein globuler yang berikatan membentuk rantai, dua duantaranya saling memelintir satu sama lain secara heliks yang membentuk mikrofilamen pada  otot dan unsur kontraktil lain di dalam sel.
  • akuaporin - Suatu protein transport di dalam membrn plasma sel tumbuhan atau hewan yang secara khusus memudahkan difusi air melewati membran itu (osmosis).
  • aldehida - Molekul organik dengan gugus karbonil yang terletak pada ujung kerangka karbon.
  • aldosteron - Hormon adrenal yang bekerja pada tubula distalis ginjal untuk merangsang penyerapan kembali (reabsorpsi) natrium (Na+) dan aliran air pasif dari filtrat.
  • alel - Bentuk alternatif suatu gen.
  • alel dominan - Dalam suatu heterozigot, adalah alel yang diekspresikan secara penuh dalam fenotipe itu.
  • alel resesif - Dalam suatu heterozigot, alel yang pemunculan fenotipenya ditutupi secara sempurna.
  • alga (jamak, algae) - Suatu protista fotosintetk yang mirip tumbuhan
  • aliran elektron nonsiklik - Rute aliran elektron selama reaksi terang fotosintesis yang melibatkan kedua fotosistem dan menghasilkan ATP, NADPH, dan oksigen; aliran elektron netto adalah dari air ke NADP+.
  • aliran elektron siklik - Rute aliran elektron selama reaksi terang fotosintesis yang hanya melibtkan fotosistem I dan menghasilkan ATP akan tetapi tidak menghasilkaan NADPH atau oksigen.
  • aliran gen - Kehilangan atau penambahan alel dari suatu populasi akibat emigrasi atau imigrasi individu yang subur, atau akibat perpindahan gamet, di antara populasi-populasi.
  • aliran massal (bulk flow) - Aliran akibat adanya perbedaan tekanan di antara dua lokasi.
  • allantois - Salah satu dari empat membran ekstraembrionik; berfungsi sebagai repositor atau tempat penyimpanan limbah nitrogen dari embrio.
  • alopoliploid - Tipe umum spesies popiploid yang dihasilkan dari dua spesies berbeda yang saling mengawini dan saling menggabungkan kromosom.
  • altruisme resiprokal atau timbal-balik  - Perilaku altruistik antara individu-individu yang tidak berkerabat; yang diyakini menghasilkan beberapa keuntungan bagi individu yang bersifat altruistik itu di masa yang akan datang ketika pewaris sekarang membalasnya nanti.
  • alur lingkungan (environmental grain) - Suatu istilah ekologis untuk efek vasiasi spasial, atau pembentukan patch-patch (patchiness), relatif terhadap ukuran dan perilakku suatu organisme.
  • alur pembelahan (clevage furrow) - Tanda pertama pembelahan di dalam sel hewan; yaitu suatu lekukan dangkal pada permukaan sel deakt di dengan pelat metafase lama.
  • alveolus (jamak, alveoli) - (1) Salah satu kantong udara yang berujung buntu, yang menyusun permukaan pertukaran gas pada paru-paru. (2) Salah satu kantong pensekresi susu pada jaringan epitelial kelenjar susu.
  • aminoasil tRNA-sintase (aminoacyl-tRNA synthetase) - Suatu keluarga enzim, paling tidak ada satu untuk setiap asam amino ke molekul tRNA spesifiknya.
  • amnion - Membran terdalam dari empat membran ekstraembrionik; menyelimuti kantong penuh cairan di mana embrio berada.
  • amniosentesis - Teknik untuk menentukan abnormalitas genetik pada janin dengan melihat ada tidaknya bahan kimiawi tertentu atau adanya sel-sel fetus yang cacat di dalam fluida amniotok, yang diperoleh dengan cara penyedotan menggunakan jarum yang dimasukkan ke dalam rahim (uterus).
  • amniota - Vertebrata yang memiliki suatu amnion yang mengelilingi embrio; misalnya reptil, burung, mamalia.
  • AMP siklik (cAMP, cyclic AMP) - Adenosin monofosfat siklik, molekul berbentuk cincin yang dibuat dari ATP yang merupakan molekul pensinyalan intraseluler yang umum (mesenjer kedua) pada sel eukariotik, misalnya, dalam sel endokrin dua vertebrata. Senyawa ini juga merupakan pengatur  beberapa operon bakteri.
  • amphibia - Kelas dalam vertebrata yang mencakup hewan amfibi, misalnya katak, salamander atau kadal, dan caecilian.
  • amplifikasi gen - Sintesis DNA secara selektif, yang menghasilkan banyak salinan sebuah gen tunggal sehingga meningkatkan ekspresinya.
  • Anaerob fakultatif - Organisme yang membuat ATP dengan cara respirasi aerob jika oksigen tersedia namun akan mengubahnya menjadi fermentasi jika keadaan menjadi anaerobik.
  • Anaerob obligat - Organisme yang tidak dapat menggunakan oksigen dan akan teracuni oleh adanya oksigen.
  • Anaerob sungguhan (strict anaerobe) - Organisme yang tidak dapat bertahan hidup dalam atmosfir oksigen. Bahan lain, seperti sulfat atau nitrat adalah penerima elektron terminal dalam rantai transpor elektron yang menghasilkan ATP-nya.
  •  
  • Anaerobik – Tidak mengandung oksigen; mengacu pada suatu organisme, lingkungan, atau proses seluler tanpa okigen dan mungkin akan teracunioleh kehadiran oksigen itu.
  • Anagenenesis – Pola perubahan evolusioner yang melibatkan transformasi keseluruhan populasi, kadang-kadang sangat berbeda dari populasi moyangnya sehingga memungkinkan untuk menamainya ulang sebagai suatu spesies yang berbeda; disebut juga evolusi filetik.
  • Analisis viabilitas popupasi (PVA, population viability analysis) – Suatu metode untuk meramalkan apakah suatu spesies akan bertahan hidup atau tidak pada suatu lingkungan.
  • Analogi – Kemiripan struktur di antara dua spesies yang tidak berkerabat dekat; istilah ini digunakan pada evolusi konvergen.
  • Androgen – Hormon steoid jantan utama, misalnya testosteron, yang menstimulasi perkembangan dan pemeliharaan sistem reproduktif jantan dan sifat-sifat seksual sekunder.
  • Aneuploidi – Suatu penyimpangan dimana kromosom tertentu ditemukan dalam jumlah salinan yang bertambah atau berkurang.
  • Anggota pembuluh tapis (sieve-tube member) – Suatu rantai sel-sel hidup yang membentuk pipa penapis dalam floem atau pembuluh tapis.
  • Angiosperma – Tumbuhan berbunga, yang membentuk biji di dalam suatu ruangan terlindungi yang disebut ovarium/indung telur.
  • Anion – Ion bermuatan negatif.
  • Anterior – Mengacu pada ujung kepala suatu hewan yang secara bilateral simetris.
  • Anther – Kantong polen (serbuk sari) terminal dari suatu stamen (benang sari), dimana butiran polen yang mengandung gamet jantan terbentuk di dalam bunga tumbuhan angiosperma.
  • Antheridium – Ada pada tumbuhan, adalah gametangium jantan yaitu suatu ruangan lembab dimana gamet berkembang.
  • Antibiotik – Bahan kimiawi yang membunuh bakteri atau menghambat pertumbuhannya.
  • Antibodi – Imunoglobulin pengikan antigen yang dihasilkan oleh sel limfosit B, berfungsi sebagai efektor dalam suatu respons imun.
  • Antibodi monoklonal – Protein pertahanan yang dihasilkan oleh sel-sel yang diturunkan dari sebuah sel tunggal; antibodi yang diekskresikan oleh suatu klon sel-sel dan, dengan demikian, sangat spesifik untuk sebuah determinan antigenik yang sangat khas.
  • Antigen – Makromolekul asing yang bukan merupakan bagian dari organisme inang yang memicu munculnya respons imun.
  • Antikodon – Triplet basa terspesialisasi yang terdapat pada salah satu ujung molekul tRNA, yang bisa mengenali suatu kodon komplementer tertentu pada suatu molekul mRNA.
  • Aparatus golgi (Golgi appartus) – Suatu organel dalam sel eukariotik yang terdiri ataas tumpukan kantong bermembran pipih yang memodifikasi, menyimpan, dan mengalirkan produk retikulum endoplasmik.
  • Aparatus jukstaglomerulus (juxtaglomerulus apparatus, JGA) – Jaringan khusus yang berlokasi dekat dengan arteriol aferen yang mengalirkan darah ke glomerulus ginjal; JGA menaikkan tekanan arah dengan cara menghasilkan renin, yang selanjutnya akan mengaktifkan angiotensin.
  • Apoplas ­– Ada pada tumbuhan, suatu kontinum tak hidup yang terbentuk melalui jalur ekstraseluler yang disediakan oleh matriks kontinu dinding sel.
  • Apoptosis – Kematian sel yang terprogram dengan cara memberikan sinyal yang memicu pengaktifan suatu kaskade protein “bunuh diri” di dalam sel yang akan dimatikan.
  • Archaezoa – Kelompok eukariotik primitif yang meliputi diplomonad, seperti Giardia; beberapa diantara ahli sistematik memberikan status kingdom kepada achaezoan.
  • Area dinamik minimum – Jumlah habitat yang cocok yang diperlukan untuk mendukung suatu populasi yang masih hidup.
  • Arkegonium – Ada pada tumbuhan, adalah gametangium betina yaitu ruangan lembab dimana gamet akan berkembang.
  • Arkenteron – Rongga yang dilapisi oleh endodermis, terbentuk selama proses gastrulasi yang kemudian berkembang menjadi saluran pencernaan hewan.
  • Arkhaea (archaea) – Salah satu dari dua domain prokariotik, yang satunya adalah bakteri.
  • Arteri – Pembuuh darah yang membawa darah menjauhi jantung menuju organ di seluruh tubuh.
  • Arteriosklerosis – Penyakit kardiovaskuler yang disebabkan oleh pembentukan kerak keras di dalam arteri.
  • Asam (acid) – Suatu substansi yang meningkatkan konsentrasi ion hidrogen di dalam suatu larutan.
  • Asam absisat (ABA, abcisic acid) – Hormon tumbuhan yang biasanya berfungsi menghambat pertumbuhan, menggalang dormansi (keadaan tidak aktif), dan membantu tumbuhan tolerir kedaan yang mencekam.
  • asam amino - Molekul organik yang memiliki gugus karboksil maupun gugus amino. asam amino berfungsi sebagai monomer protein.
  • asam amino esensial - Asam amino yang tidak dapat disintesi sendiri oleh hewan sehingga harus tersedia dalam makanan. Ada delapan asam amino esensial pada manusia dewasa.
  • asam deoksiribonukleat (DNA, deoxyribonucleic acid) - Suatu molekul asam nukleat berbentuk helix dan beruntai ganda yang mampu bereplikasi dan menentukan struktur protein sel yang diwariskan.
  • asam lemak (fatty acid) - Asam karbosilik dengan ranti karbon panjang. Asam lemak bervariasi panjang, jumlah, dan lokasi ikatan gandanya; tiga asm lemak bereaksi dengan satu molekul gliserol akan membentuk lemak.
  • asam lemak jenuh (saturated fatty acid) - Asam lemak dimna semua karbon dalam ekor hidrokarbon dihubungkan oleh ikatan tunggal, sehingga memaksimumkan jumlah atom hidrogen yang dapat berikatan dengan kerangka karbon.
  • asam lemak tak jenuh (unsatured fatty acid) - Asam lemak yang memiliki satu atau lebih ikatan ganda antara karbon-karbon dalam ekor hidrokarbon. ikatan seperti itu mengurangi jumlah atom hidrogen yang terikat ke kerangka karbon.
  • asam nukleat (polinukleotida) - Suatu polimer yang terdiri atas banyak monomer nukleotida; yang berfungsi sebagai cetak biru untuk protein dan, melalui kerja protein, untuk semua aktivitas seluler. Ada dua jenis yaitu DNA dan RNA.
  • asamribonukleat (RNA, ribonucleic acid) - Suatu jenis asam nukleat uang terdiri atas monomer nukleotida dengan gula ribosa dan basa nitrogen adenin (A), citosin (C), guanin (G), dan urasil (U); umumnya untai tunggal; berfungsi dalam sinteis protein dan genom beberapa virus.
  • asam urat (uric acid) - Endapan buangan nitrogen yang tidaak larut yang diekskresikan oleh keong darat, serangga, burung, dan beberapa reptilia.
  • aselomata (acoelomate) - hewan berbadan-badan yang tidak memiliki rongga antar perut (saluran pencernaan) dan dinding tubuh bagian luar.
  • asetil CoA (acetyl CoA) - Senyawa awal atau pembuka untuk siklus krebs dalam respirasi seluler; terbentuk dari suatu fragmen piruvat yang terikat pada suatu koenzim.
  • asetilkolin - Salah satu neurotransmiter yang paling umum; berfungsi dengan cara mengikatkan diri pada reseptor dan mengubah membran pascasinaptik terhadap ion spesifik, yang selanjutnya akan membuat membran mengalami depolarisasi atau hiperpolarisasi.
  • askus (jamak, aski) -  kapsul spora mirip kantung terdapat pad ujung askokarp pada hifae dikariotik, yang mendefinisikan ciri divisi Ascomycota yang meliputi fungi.
  • ATP (adenosine triphosphate = adenosin trifosfat) - nukleosida trifosfat mengandung adenin yang mengeluarkan energi bebas ketika ikatan fosfatnya dihidrolisis. Energi ini digunakan untuk menggerakkan reaksi endergonik (yang memerlukan energi) dalam sel.
  • ATP sintase (ATP synthase) - kumpulan beberapa protein membran yang ditemukan di dalam krista mitokondria (dan membran plasma bakteria), yang berfungsi dalam kemiosmosis dengan rantai transpor elektron terdekat, menggunakan enegri dari gradien konsentrasi ion hidrogen untuk membuat ATP. ATP sintase menyediakan suatu tempat persinggahan yang dilalui ion hidrogen yang akan berdifusi ke dalam matriks suatu mitokondrion.
  • atrium (jamak, atria) - suatu ruangan yang menerima darah yang kembali kedalam jantung vertebrata.
  • auksin - suatu kelas hormon tumbuhan, termasuk adam indolasetat (IAA, indoleacetic acid), yang mempunyai efek yang berbeda-beda, seperti respon fototropik melalui stimulasi pemanjangan (elongasi) sel, stimulasi pertumbuhan sekunder, dan perkembangan jejak daun dan buah.
  • auksotrof - mutan nutrisional yang tidak mampu mensintesis dan yang tidak dapat tumbuh pada media yang tidak mengandung molekul esensial tertentu yang biasanya disintesis ileh strain tipe liar dari spesies yang sama.
  • autopoliploid - suatu jenis spesies poliploid yang dihasilkan dari suatu spesies yang menggandakan jumlah kromosomnya menjadi tetraploid, yang bisa melakukan pembuahan sendirii atau kawin dengan tetraploid yang lain.
  • autosom - kromosom yang tidak secara langsung terlibat dalam penentuan jenis kelamin, sebagai kebalikan dengan kromosom seks.
  • autotrof - organime yang mendapatkan molekul makanan organik tanpa harus memakan organisme lain. autotrof menggunakan energi dari matahari atau dari oksidasi substansi anorganik untuk membuat molekul organik sari molekul anorganik.
  • aves - kelas dalam vertebrata yang mencakup hewan-hewan unggas, yang ditandai oleh adanya bulu dan adaptasi terbang lainnya.
to be continue.

0 komentar:

Poskan Komentar